Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Audit Keuangan Desa Gadel Disorot: Inspektorat Sebut Ada Temuan dan Sudah Ditindaklanjuti, Kades Pilih Bungkam

Kamis, 30 Juli 2026 | Kamis, Juli 30, 2026 WIB Last Updated 2026-07-30T07:41:39Z

INDRAMAYU, tampahan.com — Pengelolaan keuangan Pemerintah Desa Gadel, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, menuai sorotan tajam menyusul adanya hasil audit dari Inspektorat Kabupaten Indramayu. Kamis (30/7/2026). 


Di tengah tuntutan transparansi anggaran, Kepala Desa Gadel justru memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media, sementara warga setempat menyatakan kekecewaan mendalam atas minimnya keterbukaan informasi di desa.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, konfirmasi tertulis telah dilayangkan kepada petinggi Desa Gadel guna menggali kejelasan terkait substansi hasil pemeriksaan tersebut. Sejumlah poin krusial yang diajukan kepada Kepala Desa Gadel meliputi. 


Berapa total nominal kerugian atau temuan yang ditetapkan secara resmi oleh pihak Inspektorat dalam pengelolaan keuangan Desa Gadel?


Dari total temuan tersebut, jenis kegiatan, bidang, atau pos anggaran apa saja yang menjadi objek pemeriksaan—apakah berkaitan dengan Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), atau sumber pendapatan desa lainnya?


Berdasarkan rekomendasi Inspektorat, apakah temuan tersebut sudah ditindaklanjuti dengan pengembalian ke kas desa? Jika sudah, kapan proses pengembalian dilakukan, serta apakah disetor secara penuh atau bertahap?


Apa bentuk sanksi, teguran, atau rekomendasi pembinaan yang dijatuhkan oleh Inspektorat berdasarkan hasil keputusan pemeriksaan terhadap pemerintah desa?


Saat dikonfirmasi mengenai hasil audit di Desa Gadel, Kepala Inspektorat Kabupaten Indramayu memberikan tanggapan singkat melalui pesan konfirmasi.


"Wa'alaykumsalaam. Temuan ada, dan sudah selesai ditindaklanjuti," ujar Ari Kepala Inspektorat Kabupaten Indramayu.


Kendati pihak Inspektorat menyatakan bahwa temuan tersebut telah ditindaklanjuti, rincian nominal maupun jenis kegiatan yang menjadi objek temuan belum diungkapkan secara mendetail kepada publik.


Upaya konfirmasi berimbang (cover both sides) yang dilakukan oleh jurnalis kepada Kepala Desa Gadel tidak membuahkan hasil. Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Gadel memilih bungkam dan tidak memberikan respons atau penjelasan resmi terkait substansi konfirmasi audit keuangan yang dilayangkan, mengabaikan prinsip akuntabilitas publik dalam tata kelola pemerintahan desa. 


Sikap tertutup dari pemerintah desa memicu reaksi keras dari masyarakat setempat. Sejumlah warga Desa Gadel secara terbuka menyatakan kekecewaan mereka terhadap buruknya transparansi penggunaan anggaran desa yang bersumber dari uang negara.


"Kami sangat kecewa dengan sikap pemerintah desa yang tertutup. Pengelolaan keuangan desa itu menggunakan dana publik, jadi sudah seharusnya transparan kepada warga. Jangan sampai ada hal-hal yang ditutupi dari masyarakat," ungkap salah seorang warga Desa Gadel yang meminta identitasnya dirahasiakan, Kamis (30/7/2026).


Warga mendesak agar pemerintah desa dan instansi terkait membuka secara terang-benderang hasil audit Inspektorat demi memulihkan kepercayaan publik serta memastikan tidak ada penyalahgunaan wewenang dalam roda pemerintahan di Desa Gadel.


Pemberitaan ini disusun dengan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ), mengedepankan asas praduga tak bersalah, serta memberikan ruang hak jawab yang seluas-luasnya bagi pihak Pemerintah Desa Gadel.(Tomi s)

×
Berita Terbaru Update

Teks ini tidak bisa dicopy.