Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pemkab Tapsel Terapkan Cash Management System Non Tunai untuk Pengelolaan Keuangan Desa

Kamis, 22 Januari 2026 | Kamis, Januari 22, 2026 WIB Last Updated 2026-01-22T14:42:57Z

 
TAPANULI SELATAN, tampahan.com - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menggelar Sosialisasi Keuangan Penerapan Cash Management System (CMS) Transaksi Non Tunai bagi pengelola keuangan desa. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Sarasi Lantai Tiga Kompleks Perkantoran Bupati Tapanuli Selatan, Kamis ( 22/01/2026 ), dan diikuti oleh seluruh pengelola keuangan desa se-Kabupaten Tapanuli Selatan.


Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, dalam bimbingan dan arahannya menegaskan bahwa penerapan sistem digital dalam pengelolaan keuangan merupakan sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Ia menyampaikan bahwa kesepakatan penerapan sistem ini sebenarnya telah direncanakan sejak tahun lalu, sejalan dengan pengalamannya saat bertugas di DPR RI yang mendorong percepatan digitalisasi, termasuk di sektor keuangan.

“Digitalisasi ini arahnya cepat dan real-time. Sangat penting untuk membantu kecepatan serta keakuratan dalam pengelolaan keuangan. Kalau pengelolaan keuangan sudah transparan, maka tidak perlu ditakuti, karena tidak ada lagi ruang untuk main-main,” tegas Bupati.

Bupati menambahkan, penerapan CMS non tunai diharapkan dapat mendorong pengelolaan keuangan desa yang lebih aman, transparan, dan akuntabel. Sistem ini juga diyakini mampu mengurangi potensi kesalahan maupun celah penyimpangan, sekaligus menghemat waktu aparatur desa yang selama ini banyak tersita dalam penyusunan laporan keuangan secara manual.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder kecamatan yang telah membantu masyarakat, khususnya pascabencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Tapanuli Selatan. Ia mengungkapkan bahwa dampak bencana cukup besar, mulai dari gagal panen hingga kerugian ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong upaya pemulihan, termasuk optimalisasi lahan pertanian dan rencana pencetakan sawah baru.

Selanjutnya saya berharap dana desa itu benar-benar berputar di desa. Semua potensi yang ada harus kita maksimalkan agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Kepala Cabang Bank Sumut Sipirok Ade Irma Hakim Nasution, para camat, kepala urusan keuangan desa, serta petugas pengelola dan penatausahaan keuangan desa se-Kabupaten Tapanuli Selatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tapanuli Selatan, Muhammad Yusuf, S.P., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut kebijakan nasional dan daerah dalam penatausahaan keuangan desa. Ia menjelaskan bahwa mulai tahun ini tata kelola keuangan desa di Tapsel telah menggunakan sistem digital yang transparan dan akuntabel.

“Dengan sistem ini, diharapkan dapat mengurangi kecurangan serta meminimalkan risiko permasalahan hukum. Kabupaten Tapanuli Selatan menjadi daerah kedua di Sumatera Utara setelah Kabupaten Humbang Hasundutan yang menerapkan sistem ini,” jelasnya.

Pimpinan Bidang Pemerintahan dan Divisi Jasa PT Bank Sumut, Dody Nurman Syahputra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkab Tapsel dalam menerapkan digitalisasi keuangan desa. Menurutnya, kebutuhan informasi yang cepat dan akurat merupakan bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, termasuk pembinaan UMKM.

Ia berharap, sinergi dan komunikasi yang baik antara PT Bank Sumut dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dapat terus terjalin dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan daerah.

Kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan materi dari narasumber Elida Dian Novita dan Muhammad Ikbal Harahap dari PT Bank Sumut, yang menjelaskan secara teknis penerapan Cash Management System dalam pengelolaan keuangan desa. ( Samsul Hasibuan )

×
Berita Terbaru Update