Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sukses Rampungkan 800 Paket, UKPBJ Indramayu Jamin Persaingan Sehat dan Transparansi Pengadaan

Jumat, 07 Agustus 2026 | Jumat, Agustus 07, 2026 WIB Last Updated 2026-08-07T05:40:11Z

​INDRAMAYU, tampahan.com — Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Unit Kerja Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) mencatat capaian signifikan dengan merampungkan sebanyak 864 paket kegiatan hingga awal Agustus 2026.


​Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kabupaten Indramayu per 5 Agustus 2026, angka tersebut terdiri atas 770 paket pengadaan non-tender dengan nilai total mencapai Rp140 miliar, serta 94 paket pengadaan melalui mekanisme tender dengan nilai keseluruhan sebesar Rp178,9 miliar.


​Seluruh rangkaian proses pengadaan hingga penetapan penyedia barang dan jasa ini mengedepankan prinsip kesesuaian administrasi dan kepatuhan penuh terhadap regulasi yang berlaku. Pihak UKPBJ memastikan setiap tahapan evaluasi serta kualifikasi dilaksanakan secara transparan, rasional, dan terukur guna menjamin akuntabilitas tata kelola keuangan daerah.


​Selain ketat pada aspek administratif, proses pemilihan penyedia juga dipastikan berlangsung secara independen dan steril dari segala bentuk intervensi. Iklim kompetisi yang terbuka ini dinilai mampu menciptakan persaingan usaha yang sehat di Kabupaten Indramayu, di mana para pengusaha lokal maupun penyedia dari luar daerah memiliki kesempatan setara untuk berpartisipasi.


​Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Indramayu, Andi Setiawan, menegaskan bahwa keterbukaan dalam sistem pengadaan elektronik merupakan fondasi utama untuk menjaga integritas dan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, transparansi ini memberikan ruang yang adil bagi seluruh pelaku usaha yang memenuhi kualifikasi.


​"Kami akan terus mengedepankan proses yang sehat dan terbuka. Masyarakat juga bisa memantau langsung seluruh tahapan pengadaan melalui akun resmi SPSE Kabupaten Indramayu," ujar Andi kepada wartawan, Jumat (7/8).


​Andi menambahkan, keterlibatan penyedia lokal dan luar daerah yang berkompetisi secara sehat membuktikan bahwa kriteria kelayakan teknis dan administratif menjadi tolok ukur mutlak dalam menentukan pemenang. Kondisi ini sekaligus memotivasi para pelaku usaha lokal untuk terus meningkatkan daya saing, profesionalisme, dan kelengkapan kualifikasi badan usaha.


​Melalui pelaksanaan ratusan paket kegiatan yang sesuai dengan mekanisme normatif ini, UKPBJ Kabupaten Indramayu optimistis penyerapan anggaran dapat berjalan optimal. 


Langkah tersebut diharapkan mampu mengakselerasi pembangunan infrastruktur serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Indramayu. (Tomsus).

×
Berita Terbaru Update

Teks ini tidak bisa dicopy.