PADANGSIDIMPUAN, tampahan.com - Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, menerima audiensi Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan, Syafrizal, di ruang audiensi Wali Kota, Senin ( 13/04/2026 ). Pertemuan ini membahas evaluasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 2025 serta strategi penguatan di tahun 2026.
BPJS Kesehatan mencatat, cakupan kepesertaan JKN di Padangsidimpuan telah mencapai 98,61 persen atau 229.952 jiwa, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 81,06 persen. Sepanjang 2025, biaya pelayanan kesehatan menembus Rp191,7 miliar dengan rasio klaim 314,03 persen, sementara kolektabilitas iuran tercatat 101,56 persen.
Dalam paparannya, Syafrizal menekankan pentingnya peningkatan validitas data kependudukan, optimalisasi kepesertaan pekerja badan usaha, serta penguatan regulasi untuk mendorong kepatuhan peserta.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota menegaskan komitmen Pemko Padangsidimpuan dalam mendukung keberlanjutan Program JKN.
“JKN merupakan instrumen penting untuk menjamin akses layanan kesehatan masyarakat. Kami akan terus memperkuat sinergi lintas sektor agar cakupan dan kualitas layanan semakin optimal,” ujar Dr. Letnan.
Beliau juga menambahkan, Pemko akan mendorong kepatuhan badan usaha serta memastikan keberlanjutan anggaran iuran bagi peserta yang didaftarkan pemerintah daerah.
Audiensi ini diharapkan memperkuat koordinasi antara BPJS Kesehatan dan Pemko Padangsidimpuan dalam mewujudkan layanan kesehatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. ( Samsul Hasibuan )
