Sukabumi,tampahan.com- Pemerintah pusat tengah menggulirkan wacana kerja dari rumah (WFH) bagi Aparutur Sipil Negara (ASN) setiap Jumat. Namun, suasana belajar di sekolah-sekolah Kabupaten Sukabumi tetap berjalan normal.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi memastikan kegiatan belajar mengajar masih berlangsung tatap muka. Kebijakan WFH hanya berlaku untuk birokrasi, belum menyentuh sektor pendidikan.
"Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menegaskan belum ada perubahan sistem pembelajaran. Sekolah tetap melaksanakan pembelajaran seperti biasa, sambil menunggu arahan lebih lanjut dari pusat,"ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Deden menambahkan, hingga kini belum ada petunjuk teknis soal WFH di dunia pendidikan. Ia menilai karakteristik wilayah sukabumi yang banyak berada di perkampungan membuat dampak kebijakan mobilitas tidak terlalu terasa. Karena sekolah kita berbasis di lembur, sebenarnya tidak terlalu dampak. Tapi tentu kita akan mengikuti arahan selanjutnya,"katanya.
Bagi sukabumi ruang kelas tetap menjadi pusat belajar, selama belum ada instruksi resmi, sekolah tetap berjalan tatap muka.
"Jika suatu saat pembelajaran daring kembali diwajibkan, Disdik Sukabumi mengaku siap. Pengalaman saat pandemi COVID-19 menjadi bekal, proses daring pernah dijalankan cukup lama, jadi bukan hal yang baru lagi sekolah,"tutur Deden.
(Ade Irawan)
