
Sukabumi,tampahan.com- Kondisi Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasir Pacar, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi diduga tidak memenuhi syarat.
Pengelolaan limbah diduga dilakukan secara sembarangan hingga mencemari lingkungan sekitar dan sesekali menimbulkan bau yang tidak sedap.
Pantauan dilokasi menunjukkan jika pipa pembuangan limbah SPPG tersebut dilarikan ke drainase dan bukan dikelola hingga dibuang ke tempat seharusnya.
Salah satu warga berinisial JM mengatakan jika limbah pembuangan SPPG dibuang ke drainase serta sesekali menimbulkan bau tidak sedap.
"Limbahnya dibuang ke saluran drainase dan kadang-kadang tercium bau tidak sedap, waktu saya lihat di drainase itu banyak cairan berwarna putih yang terlihat mengandung minyak,"jelasnya.
Sementara itu Hendi selaku pengelola SPPG Pasir Pacar sekaligus pemilik lokasi bangunan SPPG tersebut membenarkan jika air yang dibuang ke drainase merupakan limbah dari dapur SPPG yang dikelolanya.
"Ia betul pipa tersebut kami yang memasang dan memang sengaja dibuang kesitu karena air yang kami buang sudah bersih serta kebetulan pipa tersebut menyatu dengan pembuangan limbah rumah tangga milik warga,"ucap Hendi Pengelola SPPG Pasir Pacar, Jumat (22/5/2026).
Dirinya juga menegaskan bahwa saluran yang digunakan untuk pembuangan limbah SPPG itu mengarah ke aliran sungai cimelati.
"Saluran air yang kami gunakan untuk membuang limbah kebetulan mengarah ke sungai cimelati dan memang membuang limbah SPPG ke sungai itu diperbolehkan secara aturan,"tandasnya.
(Tim)