Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Aksi Pembongkaran PKL di Depan Terminal Bekasi Memanas, Oknum Satpol PP Sebut Media "Bodong"

Jumat, 10 April 2026 | Jumat, April 10, 2026 WIB Last Updated 2026-04-10T10:51:38Z

 BEKASI, Tampahan .com – Suasana di depan Terminal Bekasi, Kota Bekasi, sempat memanas dan menjadi sorotan publik usai terjadinya perdebatan sengit antara anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi dengan awak media, Senin (10/04/2026)
 


Insiden bermula saat petugas Satpol PP melakukan operasi penertiban dan pembongkaran dagangan milik Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dianggap melanggar aturan tata ruang di area depan terminal.
 



Saat kegiatan berlangsung, sejumlah awak media yang meliput peristiwa tersebut kemudian meminta kelengkapan administrasi berupa surat tugas atau surat perintah penertiban kepada petugas yang bertugas. Namun, hingga saat diminta, petugas dinilai tidak dapat menunjukkan dokumen resmi tersebut.


Hal tersebut memicu percakapan yang memanas. Dalam video yang beredar dan diakui oleh para saksi, terlihat dan terdengar salah satu oknum anggota Satpol PP yang diperkenalkan bernama Davit Hidayat, mengeluarkan kalimat yang dianggap tidak pantas dan menghina profesi wartawan.
 
Davit Hidayat diduga dengan nada tinggi menyebut awak media yang sedang meliput sebagai "media bodong".
 


"Kalian media bodong! Tidak usah liput!", terdengar kalimat yang diucapkan oleh oknum tersebut kepada para jurnalis yang sedang menjalankan tugas peliputan.
 
Ucapan tersebut langsung memicu reaksi keras dari awak media yang hadir. Mereka menilai tindakan oknum tersebut sangat tidak profesional dan melanggar kode etik pelayanan publik, serta mencoba menghalangi hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar.


Para wartawan menegaskan bahwa tugas mereka adalah memberitakan fakta di lapangan, dan meminta surat tugas adalah hal wajar untuk memastikan legalitas operasi yang dilakukan aparat.
 
Sampai berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Kepala Satpol PP Kota Bekasi terkait tindakan anggotanya tersebut. Namun, insiden ini menuai banyak kritik dari netizen dan organisasi pers yang menuntut adanya tindakan tegas terhadap oknum yang menghina insan pers(PEMIMPIN REDAKSI)

×
Berita Terbaru Update

Teks ini tidak bisa dicopy.