Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Surat Konfirmasi Belum Dibalas, DLH Indramayu Jadwalkan Peninjauan Lapangan Terkait Dugaan Limbah Mi Gacoan

Senin, 19 Oktober 2026 | Senin, Oktober 19, 2026 WIB Last Updated 2026-10-19T15:07:26Z

INDRAMAYU, tampahan.com – Aktivitas pembuangan limbah cair dari dapur restoran Mi Gacoan yang terletak di Jalan D.I. Panjaitan, Kelurahan Karanganyar, Kabupaten Indramayu, dikeluhkan oleh masyarakat sekitar karena diduga berdampak pada lingkungan. Senin (19/10/2026). 

​Dampak dari buangan limbah tersebut tidak hanya dirasakan oleh warga di sekitar lokasi restoran, tetapi juga oleh para pengunjung kafe kopi serta nasabah perbankan yang berjarak sekitar 50 hingga 100 meter dari lokasi restoran.

​"Baunya menyengat banget, apalagi cuaca panas begini baunya semakin menyengat," ujar Yeni dan Arthur, sejumlah konsumen, kepada awak media, Senin (19/10).
​Berdasarkan pantauan di lapangan, saluran air yang berada di sisi Jalan D.I. Panjaitan terpantau tidak mengalir dengan lancar.

​Air di saluran tersebut tampak berwarna hitam dengan buih putih keabuan serta mengeluarkan bau menyengat, mulai dari sekitar SDN Karanganyar hingga depan lapak pedagang buah di pertigaan Perahu. Di sekitar lokasi restoran, aliran air limbah tampak terus mengalir dari instalasi dapur menuju saluran air di sisi jalan tersebut.

​Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu, Leila Indriyani, membenarkan adanya aduan dari masyarakat terkait limbah buangan yang dihasilkan oleh restoran tersebut.

​Leila menjelaskan bahwa institusinya telah dua kali melayangkan surat konfirmasi resmi ihwal keluhan masyarakat kepada manajemen restoran Mi Gacoan, namun hingga kini belum ada tanggapan, baik untuk surat yang pertama maupun yang kedua.

​"Kami sudah berupaya menghubungi pihak manajemen yang berlokasi di Kota Malang. DLH Kabupaten Indramayu telah berkirim surat, dan besok tim dari bidang pencemaran akan turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi riil," jelas Leila, pejabat yang membidangi pengawasan dan pembinaan pelaku usaha hotel, restoran, dan kafe terkait pengelolaan limbah, IPAL, sampah, serta perizinan lingkungan.

​Sementara itu, pihak Manajemen Resto Mi Gacoan Indramayu, Olive, saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, mengarahkan awak media untuk menghubungi Habibie guna mendapatkan keterangan terkait permasalahan tersebut.

​Saat dihubungi, Habibie menyatakan akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan manajer restoran di Indramayu serta meminta konfirmasi kepada atasannya guna memberikan penjelasan resmi kepada media.

​"Saya konfirmasi dulu kepada atasan saya terkait hal tersebut, termasuk meminta penjelasan dari manajer restoran yang ada di Indramayu," ujar Habibie singkat. (Tim/Tomsus) 

×
Berita Terbaru Update

Teks ini tidak bisa dicopy.