Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kronologi Siswi di Sumut Meninggal Usai Dianiaya Sekuriti Sekolah

Minggu, 06 September 2026 | Minggu, September 06, 2026 WIB Last Updated 2026-09-06T07:19:40Z
Adapun(TAMPAHAN.COM korbannya seorang pelajar perempuan berinisial NH (15).NH (15) meninggal dunia usai dianiaya oleh kekasihnya sendiri berinisial BGS (22) di di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.


Korban mengembuskan napas terakhir di rumah sakit setelah sempat menyelamatkan diri dan menjalani perawatan medis.


Sementara itu, tersangka BGS, yang bekerja sebagai petugas keamanan (sekuriti) di bekas sekolah tempat korban mengenyam pendidikan SMP, telah menyerahkan diri ke pihak kepolisian sehari sebelum korban dinyatakan meninggal.


"Pelaku menyerahkan diri," kata Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal, AKP Tri Boy Siahaan, Sabtu (5/9/2026).


-- Awal Mula Penganiayaan di Bawa Jalan-jalan --


AKP Tri Boy Siahaan menjelaskan bahwa aksi penganiayaan keji tersebut berlangsung pada Kamis (27/8/2026).


Peristiwa bermula saat korban meminta pertanggungjawaban dari tersangka lantaran diduga tengah mengandung hasil hubungan asmara mereka.


Karena enggan bertanggung jawab dan belum siap menjadi seorang ayah, tersangka sempat memberikan obat penggugur kandungan kepada korban, namun upaya tersebut gagal.

 

Tersangka kemudian membawa korban berjalan-jalan hingga sampai ke area perkebunan dekat persawahan, lalu melancarkan aksi penganiayaan dengan cara mencekik leher korban menggunakan tali.


"Ketika korban hendak pulang, pelaku mengajak korban ke suatu tempat di dekat sawah. Di sana, korban dicekik oleh pelaku," ujar AKP Tri Boy Siahaan. 

 

Usai mencekik korban hingga tak sadarkan diri, tersangka langsung melarikan diri dan meninggalkan lokasi kejadian.


Namun, beberapa menit kemudian korban berhasil siuman, berjalan keluar dari area perkebunan menuju jalan raya guna meminta bantuan.


Warga setempat yang melintas di lokasi langsung menolong korban dan membantunya membuat laporan resmi ke kantor polisi terdekat sembari menunggu kedatangan orang tuanya.


"Korban kemudian diberikan pertolongan oleh warga setempat, dan kejadian dilaporkan ke Polres, lalu korban dibantu menuju Polres untuk dibuatkan laporan sambil menunggu orang tuanya," kata Tri Boy. 

 

Melihat kondisi fisik korban yang mengalami luka berat, petugas mengarahkan NH ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.


Pada Jumat (29/8/2026), tersangka BGS mendatangi kantor polisi untuk menyerahkan diri secara sukarela.


Sementara itu, kondisi kesehatan NH terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (30/8/2026).


"Tidak berapa lama kemudian, kondisi korban semakin menurun hingga akhirnya meninggal dunia," pungkas Tri Boy.


#Madina #Sumut


Foto : Ilustrasi AI

×
Berita Terbaru Update

Teks ini tidak bisa dicopy.