OKI-TAMPAHAN.COM Aksi pembagian masker gratis sebanyak 3000 yang di lakukan oleh pihak Puskesmas Pedamaran Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) merupakan langkah preventif utama yang diambil pemerintah dan berbagai lembaga untuk menekan lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Program ini biasanya dipicu oleh penurunan kualitas udara yang drastis akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kabut asap, debu jalanan, hingga erupsi gunung berapi.
Menindaklanjuti arahan Bupati OKI H. Muchendi guna melindungi masyarakat dari risiko gangguan kesehatan atau Infeksi Saluran Pernapasan Akurat (ISPA) akibat kabut asap.
Saat bertemu langsung di dalam ruangan kerjanya Kepala Pimpinan Puskesmas Pedamaran Muhammad,SKM mengatakan kepada awak media, Alhamdulillah kemarin kami sudah melakukan pembagian masker geratis sebanyak 3000 kepada masyarakat, trutama di sekolah-sekolah Dasar kita bagikan sebanyak 1500 masker dan 500 kita bagikan ke sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak kabut asap, dan 1000 masker ke masyarakat umum yang sedang lagi menyaksikan pertandingan bola kaki di lapangan bola urang diri, Ujar Muhammad,SKM, Rabu (09/09)
Tidak hanya membagikan masker kepada masyarakat. Muhammad juga mewajibkan Para petugas kesehatan dan pasien yang terdeteksi penyakit menular untuk pakai masker.
“Dalam hal layanan kesehatan kami juga mewajibkan petugas dan pasien pakai masker untuk penanganan penyakit menular seperti TB Paru, HIV dan lain lain.”jelasnya.
"Sebagai langkah antisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pencegahan lonjakan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), mengingat di wilayah kita ini sudah banyak terjadi kebakaran hutan di mana-mana,
Maka dari itu kita juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, terutama anak-anak di bawah umur, ibu hamil dan menyusui dan lanjut usia, agar dapat mengurangi aktivitas di luar rumah, selalu menjaga kesehatan tubuh, seperti mencuci tangan sebelum makan dan memperbanyak minum air putih. Imbuhnya.(Nurlis)
