BEKASI Tampahan .COM – Pelayanan di Rumah Sakit Siloam Sentosa yang beralamat di kawasan Perumnas 3, Kota Bekasi, kembali menjadi sorotan tajam dan menuai kemarahan masyarakat. Kali ini, pengalaman buruk dialami langsung oleh Andri Hasudungan Simanjuntak, seorang Pimpinan Redaksi dari media Tampahan, yang harus pulang tanpa mendapatkan penanganan medis padahal saat itu kondisinya sedang sangat sakit dan merasakan nyeri hebat.
Kejadian itu berlangsung pada hari Rabu, 27 Mei 2026, sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, Andri datang ke rumah sakit tersebut dengan harapan segera mendapatkan pertolongan medis karena kondisinya yang mendesak. Namun, alih-alih disambut dan dilayani dengan baik, ia justru mendapati perlakuan yang tidak manusiawi serta kata-kata yang menyakitkan hati dari petugas yang bertugas.
“Saya datang dengan tubuh terasa sangat sakit dan nyeri yang tak tertahankan, berniat meminta pertolongan. Tapi yang saya dapatkan justru ucapan-ucapan yang tidak menyenangkan. Rasanya seperti saya ditolak, seolah-olah tidak dianggap sebagai pasien yang membutuhkan bantuan. Padahal saat itu saya sudah sangat sulit menahan rasa sakit,” ungkap Andri dengan nada kecewa, sesaat setelah terpaksa meninggalkan rumah sakit tersebut.
Karena tidak mendapatkan pelayanan yang semestinya, Andri akhirnya tidak punya pilihan lain selain pulang kembali ke rumah dalam kondisi yang semakin parah, tanpa ada pemeriksaan, tanpa obat, dan tanpa penanganan apa pun dari pihak rumah sakit.
Kejadian ini sontak memicu kemarahan luas, mengingat RS Siloam Sentosa merupakan fasilitas kesehatan yang seharusnya menjadi tempat berlindung dan pertolongan pertama bagi masyarakat yang sedang sakit. Namun kenyataannya, masih sering terdengar keluhan warga terkait kualitas pelayanan yang dinilai kurang ramah, tidak peka, dan bahkan terkesan membeda-bedakan pasien.
Menurut Andri, ia merasa sangat kecewa dan tidak menyangka rumah sakit besar dengan nama besar seperti Siloam Sentosa justru memberikan pelayanan yang jauh dari standar yang seharusnya. “Ini bukan pertama kalinya ada keluhan di sini, dan sayangnya hal yang sama masih terus terjadi. Seharusnya rumah sakit mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pasien, bukan malah membuat penderitaan mereka bertambah dengan sikap yang tidak pantas,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen RS Siloam Sentosa belum memberikan tanggapan atau klarifikasi terkait insiden yang dialami Andri. Namun, kasus ini kini sudah menyebar luas dan banyak pihak yang mendesak agar pihak pengelola segera mengevaluasi kinerja seluruh staf dan memperbaiki kualitas pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang kembali pada pasien lain.
Andri sendiri berencana untuk tidak membiarkan hal ini begitu saja dan akan menempuh langkah-langkah yang diperlukan agar haknya sebagai pasien terpenuhi dan perlakuan semena-mena tersebut mendapat perhatian pihak berwenang.
(Red)
Tag Terpopuler
- DAERAH (2956)
- NASIONAL (1799)
- JABODETABEK (1114)
- HUKUM KRIMINAL (544)
- POLITIK (252)
RS Siloam Sentosa Bekasi Dikecam, Pimpinan Redaksi Diusir Meski Sedang Kesakitan
Tampahan Pos
Rabu, 27 Mei 2026 | Rabu, Mei 27, 2026 WIB
Last Updated
2026-05-27T07:50:11Z
