TOBA(TAMPAHAN.COM)9 Maret 2026 Kondisi Gedung Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Toba menjadi sorotan sejumlah pihak saat berlangsungnya rapat paripurna pada Senin pagi, 9 Maret 2026.
Rapat tersebut digelar dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Toba.
Di tengah jalannya agenda resmi itu, kondisi gedung dewan yang seharusnya menjadi simbol representasi rakyat justru memunculkan tanda tanya.
Beberapa pihak menilai perawatan gedung terlihat kurang maksimal, sehingga memicu pertanyaan publik terkait pengelolaan anggaran pemeliharaan fasilitas tersebut.
“Apakah tidak ada anggaran perawatan untuk gedung DPRD ini? Jika memang ada, digunakan untuk apa dan ke mana anggarannya dialokasikan? Namun jika tidak ada, mengapa gedung yang merupakan rumah rakyat ini tidak mendapatkan perhatian yang layak?” ujar salah satu pihak yang menyoroti kondisi tersebut.
Gedung paripurna yang menjadi pusat kegiatan legislatif itu dinilai seharusnya terawat dengan baik, mengingat fungsinya sebagai tempat wakil rakyat menjalankan tugas dan membahas kepentingan masyarakat.
Sorotan ini diharapkan menjadi perhatian bagi pihak terkait agar pengelolaan serta perawatan fasilitas publik, khususnya gedung legislatif di Kabupaten Toba, dapat dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab.
Publik pun menilai, sebagai rumah rakyat, gedung DPRD semestinya mencerminkan penghormatan terhadap institusi serta masyarakat yang diwakili.(TOMUAN SIBARANI)
