Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Lurah Baros Diduga Kuat Bangun Rabat Beton Asal Jadi Rahun Anggaran 2022

Minggu, 23 Juli 2023 | Minggu, Juli 23, 2023 WIB Last Updated 2023-07-23T15:07:34Z




(TAMPAHAN.COM)
pasalnya Proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) TA : 2022 tersebut, baru hitungan bulan selesai, sudah terdapat banyak kerusakan dibeberapa titik, hingga mengelupas dan retak, sehingga kuat dugaan teknis pekerjaan maupun bahan adonan yang digunakan tidak sesuai Spesifikasi teknis (Spek) atu melenceng dari Rencana Anggaran Belanja (RAB) serta tidak berbicara kepada warga yang memiliki tanah lebih tepatnya tidak ada ijin dari warga.

Salah satu warga setempat yang namanya enggan dipublikasikan inisial (S) kepada media ini Selasa (23/7/2023) menuturkan ia mengaku sangat kecewa dengan hasil dari pembangunan proyek tersebut, karena baru beberapa bulan selesai sudah banyak yang rusak, sehingga ia khawatir asas manfaat dari pembangunan proyek tersebut tidak akan bertahan lama.

“Kami atas nama masyarakat warga, tentunya sangat kecawa atas hasil dari pekerjaan proyek peningkatan jalan (Rabat Beton) di Desa kami ini, karena baru selang beberapa bulan selesai sudah banyak yang rusak mas, “Ungkapnya

“Sehingga kami yakin asas manfaat dari proyek itu, tidak akan bertahan lama, karena kualitasnya sudah jelas-jelas buruk dan terbukti sudah banyak yang retak, “Lanjutnya

“Jadi kami berharap kepada pemerintah Daerah, Provinsi, maupun Pusat khususnya Dinas terkait, agar lebih extra dalam memberikan pengawasan terhadap perencanaan hinga realisasi penggunaan Dana Desa (DD), supaya terhindar dari penyalahgunaan Oknum-Oknum nakal sebagaimana terjadi di Desa kami ini, “Pungkasnya

Dugaan penyimpangan proyek peningkatan jalan rabat beton yang bersumber dari Danan desa (DD) di kelurahan baros mendapat sorotan tajam dari aktivis mahasiswa kabupaten Tanggamus

"selama ini masih banyak proyek-proyek fisik di Desa baik yg bersumber dari APBD dan APBN yang disalah gunakan oleh para oknum Kades untuk keuntungan  pribadi untuk perkaya diri, maka semestinya pihak Dinas pemberdayaan masyarakat desa (PMD) dan inspektorat di daerah itu lebih pro aktif melakukan monitoring dan pemeriksaan terhadap hasil pekerjaan proyek fisik di Desa-desa agar tidak terlalu banyak adanya penyimpangan atau korupsinya" tegas Dauri, Minggu (23/07/2023)

Lebih lanjut warga kelurahan baros kecamatan Kotaagung kabupaten Tanggamus, merasa kecewa atas hasil dari pembangunan peningkatan jalan (Rabat Beton) yang bersumber dari Dana Desa (DD) tersebut dan tanpa adanya ijin terlebih dahulu dalam pembangunan jalan di tanah pribadi milik warga.(Tim)

×
Berita Terbaru Update

Teks ini tidak bisa dicopy.