Pertemuan yang berlangsung pada pagi hari itu dimanfaatkan untuk membahas situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan warga. Selain menyerap informasi dari masyarakat, petugas mengajak warga agar tetap peka terhadap kondisi sekitar dan tidak mengabaikan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan.
Di tengah musim kemarau, warga diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Membakar dedaunan atau membuang puntung rokok sembarangan juga perlu dihindari karena dapat memicu kebakaran, terutama ketika kondisi rumput dan tanaman mengering.
Ancaman lain yang turut menjadi perhatian ialah penipuan melalui media daring. Warga diminta tidak mudah tergiur tawaran hadiah atau keuntungan yang mensyaratkan transfer uang terlebih dahulu. Memeriksa kebenaran informasi sebelum mengirimkan uang menjadi langkah penting agar tidak menjadi korban penipuan.
Dalam kesempatan yang sama, petugas mengingatkan pemilik kendaraan bermotor agar menggunakan perlengkapan sesuai ketentuan, termasuk kaca spion, pelat nomor sesuai standar, serta tidak menggunakan knalpot brong yang mengganggu kenyamanan masyarakat.
Kapolsek Purwaharja, IPTU Maman Ruswandi, mengajak warga untuk memperkuat kebersamaan dalam menjaga keamanan, salah satunya dengan kembali mengaktifkan ronda malam. Jika terjadi gangguan kamtibmas atau warga membutuhkan bantuan kepolisian, laporan dapat disampaikan kepada Bhabinkamtibmas maupun melalui Call Center Polri 110.
Keamanan lingkungan tidak terbentuk hanya dari imbauan, tetapi dari kepedulian yang dijalankan setiap hari. Dengan warga yang saling mengingatkan, waspada terhadap penipuan, serta aktif menjaga lingkungan, potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.(RD)
