Kabupaten Bekasi,Tampahan com,, tim menjadi perhatian dalam monitoring dan evaluasi (monev) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi. Sejumlah persoalan mencuat, mulai dari tekanan biaya usaha, dampak banjir, hingga kepengurusan yang tidak aktif.
Tanggal 26/10/2026
Ketua Tim kab Bekasi Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat DPMD Kabupaten Bekasi, Chabib Soleh, mengatakan pemeriksaan administrasi dan pengecekan di lapangan ,, BUMDes masih dalam proses pengumpulan dan penelaahan untuk memastikan keabsahan dokumen.
“Laporan tentang keuangannya kami kumpulkan, kami pelajari dulu untuk memastikan ada ,desa yang ,bumdesnya tidak aktip keabsahannya,” ungkap Chabib saat dikonfirmasi awak media di sela istirahat kegiatan monev.
Menurutnya, secara umum BUMDes yang diperiksa telah menjalankan usaha. Namun, keberlangsungan usaha belum sepenuhnya lepas dari berbagai kendala, terutama dampak banjir dan tekanan biaya operasional.
Di Desa Jaya bakti , hasil ternak ayam hadis ,desa Sindang jaya ,ternak ikan lele namun ketua bumdes tidak jelas Sindang sari ,ternak ikan kosong ketua tidak jelas jayalaksana ,ayam Masi 80 persen hidup ,setia laksana ,kosong lenggah jaya ternak ikan lele kosong ,lenggah jaya kosong setia jaya ,kosong , lenggah sari ternak kambing tahap penilaian ,masing ,masing desa adanya kegiatan BUMDes gagal
“ ada pun seperti kegiatan ayam bertelur gagal ,bahkan ayam ,ayam tersebut pada mati menurut keterangan ketua bumdes terkena pluh burung ,sebagian turun, jadi mereka merugi terus,” jelasnya ada pun yang ternak ikan lele terlihat pakta di lapangan banyak yang kosong bahkan tidak ada kegiatan lagi .
Di sisi lain, persoalan kepengurusan juga menjadi perhatian. Chabib menyebut masa transisi menyebabkan sebagian pengurus BUMDes tidak aktif. Karena itu, monitoring dilakukan untuk memastikan keberadaan dan aktivitas badan usaha tersebut, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi BUMDes yang masih berjalan maupun yang tidak aktif ada nanti dari delapan desa tidak jelas kepengurusannya saya akan panggil kepemda ,kab ,Bekasi ucap nya ,
Kegiatan monev di Kecamatan cabang Bungin , disebut telah memasuki tahap tahapan , dengan Desa tahap diperiksa.
Laporan Keuangan Jadi Bagian Penting Evaluasi
Hasil pemeriksaan administrasi dan laporan keuangan masih harus ditelaah sebelum kondisi keseluruhan BUMDes dapat disimpulkan. Dengan demikian, belum ada dasar untuk menyatakan seluruh BUMDes kecamatan cabang Bungin bermasyalah
Meski demikian, kondisi tersebut menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola, keberlanjutan usaha, keaktifan pengurus, serta pertanggungjawaban keuangan.
BUMDes bukan sekadar badan usaha yang tercatat secara administratif. Keberadaannya dituntut mampu mengelola modal secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa kami selaku tim awak media akan terlusuri baik pihak kecamatan mau pun Pemda kab Bekasi ,,selaku monitoring
Publik pun perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai hasil evaluasi, perkembangan usaha, serta langkah perbaikan yang akan ditempuh setelah proses monitoring dan pemeriksaan selesai.
Aceng )
