Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sebelum Melayani Masyarakat, Disiplin Personel Polsek Purwaharja Diperiksa

Rabu, 16 September 2026 | Rabu, September 16, 2026 WIB Last Updated 2026-09-16T04:49:27Z

Banjar (TAMPAHAN.COM)Disiplin personel menjadi bagian yang tidak dipisahkan dari kualitas pelayanan kepolisian. Polsek Purwaharja Polres Banjar melakukan Operasi Penegakan, Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap anggotanya di Lapangan Apel Mako Polsek Purwaharja, Selasa (15/9/2026) pagi.


Pemeriksaan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut menyasar sejumlah aspek kedinasan personel, mulai dari sikap tampang, surat data diri, gampol, kelengkapan kendaraan roda dua dan roda empat hingga penggunaan handphone.


Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Purwaharja IPTU Maman Ruswandi, didampingi Kanit Provos AIPDA Agus Eka Pribadi. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah pencegahan agar pelanggaran disiplin maupun kode etik tidak menjadi kebiasaan di lingkungan internal kepolisian.


Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan dua personel yang masih perlu melakukan pembenahan. Bripka Hermawan ditemukan tidak membawa surat nyata diri atau data diri, sementara Brigpol Ade Kurniawan Somantri mendapat catatan terkait kerapian rambut yang belum sesuai ketentuan.


Keduanya kemudian diminta segera memperbaiki dan melengkapi kekurangan yang ditemukan. Langkah tersebut menjadi bagian dari pembinaan internal agar setiap anggota memahami bahwa kepatuhan terhadap aturan dimulai dari hal-hal yang terlihat dan dilakukan sehari-hari.


Kapolsek Purwaharja IPTU Maman Ruswandi menegaskan bahwa Gaktibplin bukan semata-mata mencari kesalahan anggota, tetapi menjadi kontrol internal untuk menjaga kedisiplinan sebelum personel menjalankan tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.


“Disiplin anggota harus terus dijaga dan dibiasakan. Pemeriksaan seperti ini menjadi pengingat agar setiap personel patuh terhadap aturan, baik dalam sikap, kelengkapan maupun penampilan,” ujar IPTU Maman.


Menurutnya, penegakan disiplin yang dilakukan secara berkala diharapkan mampu mencegah pelanggaran sejak dini sekaligus menjaga profesionalitas personel Polsek Purwaharja dalam menjalankan tugas kepolisian.

[16/9, 09.37] Maulana Sidik: Bukan Sekadar Rapat, Forkopimcam Pataruman Satukan Langkah Hadapi Persoalan Wilayah


Banjar – Persoalan di tingkat kecamatan tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi. Pesan itu mengemuka dalam Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pataruman yang mempertemukan unsur pemerintahan, TNI, Polri hingga perangkat desa dan kelurahan di Aula Desa Sinartanjung, Selasa (15/9/2026).


Sekitar 25 peserta hadir dalam forum tersebut. Camat Pataruman, Danpos Koramil 1318/Langensari, Kapolsek Pataruman, Sekmat, Kepala KUA, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Pataruman, Bhabinkamtibmas serta Babinsa duduk bersama membahas perkembangan dan agenda wilayah.


Forum yang dimulai pukul 09.00 WIB itu tidak hanya menjadi agenda rutin bulanan. Sejumlah materi dibahas dari sudut pandang berbeda, mulai dari pembinaan jasmani dan penguatan karakter, peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat, hingga sinergitas lintas sektor dalam pembangunan manusia.


Kapolsek Pataruman IPTU Hermawan, S.Pd.I. membawa isu keamanan menjadi salah satu bagian penting dalam pembahasan. Menurutnya, informasi dari tingkat desa dan kelurahan menjadi modal penting untuk membaca potensi persoalan sebelum berkembang menjadi gangguan.


“Koordinasi harus dibangun dari bawah. Ketika informasi cepat disampaikan dan setiap unsur saling berkomunikasi, persoalan di wilayah bisa lebih cepat diantisipasi,” kata IPTU Hermawan.


Selain membahas perkembangan yang telah berjalan, forum tersebut juga menjadi ruang menyusun langkah untuk agenda berikutnya. Setiap unsur dapat menyampaikan informasi sesuai bidangnya sehingga program pemerintahan, keamanan maupun pembinaan masyarakat dapat berjalan dalam arah yang sama.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Rencana Kerja Pemerintahan Kecamatan Pataruman Tahun 2026. Bagi jajaran Forkopimcam, forum rutin seperti ini menjadi titik temu untuk memastikan berbagai kepentingan di wilayah tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling terhubung dalam satu koordinasi.

×
Berita Terbaru Update

Teks ini tidak bisa dicopy.