Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Oknum Kabid SMP Disdik Asahan, Diduga Kutip Dana "Pengamanan"

Selasa, 08 September 2026 | Selasa, September 08, 2026 WIB Last Updated 2026-09-08T06:30:39Z


Asahan-Tampahan.combOknum Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Asahan, berinisial Kml, diduga kuat melakukan pengutipan dana pengamanan terhadap para Kepala Sekolah SMP Negeri se Asahan dengan dalih untuk pengamanan pihak eksternal. Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Monitoring Hukum dan Anggaran Indonesia (DPW-LMHAI) Propinsi Sumatera Utara, Alex Margolang, kepada awak media ini, Selasa(08/09/2026)."Kami mendapat info dari sumber terpercaya, yang mengatakan bahwa si Kml (oknum Kabid SMP Disdik Asahan,-red), melakukan kutipan 

terhadap Kepala Sekolah SMP Negeri se Asahan dengan dalih untuk pengamanan pihak eksternal, salah satunya untuk BPK" ujar Alex.

Lebih lanjut Alex mengatakan, dari laporan sumber kepada pihaknya, besaran dana yang dipungut tersebut nilainya bervariasi, tergantung jumlah siswa yang ada di masing-masing sekolah. "Nilainya tergantung jumlah siswa yang ada di masing-masing sekolah" sahut Alex.

Alex juga memaparkan, pihaknya mendengar bahwa nilai yang dikutip sebesar 45 ribu per siswa setiap tahunnya. "Kalau di kalkulasi jumlah siswa SMPN se Asahan 21 ribu, maka dana "Siluman" itu jumlahnya hampir 1 milyar" papar Alex .

Dari sumber tersebut, Alex juga mendapatkan info, bahwa pihak yang melakukan kutipan bukan oknum Kabid SMP Disdik Asahan, Kml, tetapi melalui perpanjangan tangan para Pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah. " Di sebut-sebut oleh sumber kami, yang melakukan pengutipan itu para Pengurus MKKS SMP" ujar Alex 

Masih menurut Alex, pihaknya juga mendapat informasi, bahwa pembelian ATK di setiap SMP Negeri selalu bernuansa Mark up atau penggelembungan nilai di kwitansi. "Dalam waktu dekat, kami akan melaporkan hal ini kepada Aparatur Penegak Hukum(APH)" tutup Alex.

Saat hal ini di konfirmasi kepada oknum Kabid SMP Disdik Asahan, Kml, via chat WhatsApp, tidak ada tanggapan dari oknum Pejabat yang bersangkutan.(Boby Akmal)

×
Berita Terbaru Update

Teks ini tidak bisa dicopy.