Sekolah yang beralamat di Jalan Ir. Soekarno-Hatta, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi ini menampung lebih dari 1.100 siswa, namun kondisi sarana pendukung kegiatan belajar mengajar yang paling dasar justru jauh dari standar kelayakan. Terlihat jelas kerusakan pada saluran air yang tidak berfungsi, lantai yang berlumpur dan becek, hingga bangunan yang mulai lapuk dan tidak higienis.
Kondisi yang memprihatinkan ini memicu pertanyaan besar dari masyarakat, orang tua murid, dan awak media terkait realisasi serta transparansi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (APBS), khususnya pada pos anggaran pemeliharaan dan perawatan sarana prasarana. Pasalnya, sekolah ini secara rutin menerima alokasi dana operasional termasuk dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang di dalamnya mencakup biaya perbaikan dan pemeliharaan fasilitas sekolah.
"Bagaimana mungkin fasilitas yang digunakan ratusan siswa setiap hari bisa dibiarkan rusak dan kotor begini? Padahal anggaran untuk perawatan sudah seharusnya tersedia. Ini yang kami tanyakan, ke mana alokasi dana tersebut digunakan?" ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain mengganggu kenyamanan, kondisi toilet yang tidak layak dikhawatirkan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi para siswa dan tenaga pendidik. Ironisnya, hal ini terjadi di tengah upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan pemenuhan standar fasilitas sekolah yang aman, bersih, dan sehat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola sekolah belum memberikan tanggapan resmi terkait temuan kondisi fasilitas tersebut maupun penjelasan rinci mengenai realisasi anggaran perawatan sarana prasarana yang tertuang dalam APBS. Tim redaksi akan terus memantau perkembangan permasalahan ini dan menunggu penjelasan terbuka dari pihak terkait demi kejelasan serta kepentingan bersama, khususnya para siswa yang berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak.
(Red)
Tag Terpopuler
- DAERAH (3268)
- NASIONAL (1819)
- JABODETABEK (1319)
- HUKUM KRIMINAL (596)
- POLITIK (252)
› PENDIDIKAN
"Toilet SMPN 3 Cibitung Terbengkalai: Transparansi Pengelolaan APBS Dipertanyakan Publik"
"Toilet SMPN 3 Cibitung Terbengkalai: Transparansi Pengelolaan APBS Dipertanyakan Publik"
Tampahan Pos
Rabu, 19 Agustus 2026 | Rabu, Agustus 19, 2026 WIB
Last Updated
2026-08-19T15:36:03Z
KABUPATEN BEKASI Tampahan COM – Kondisi fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) atau toilet di lingkungan SMP Negeri 3 Cibitung, Kabupaten Bekasi, kini menjadi sorotan serius. Berdasarkan hasil investigasi dan kunjungan langsung tim redaksi ke lokasi, fasilitas vital tersebut terlihat sangat kotor, tidak terurus, dan banyak bagian yang rusak parah seolah dibiarkan begitu saja dalam waktu lama.

.jpeg)