Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Tekan angka stunting,pemkab karawang gelar pemberin vitamin dan kalsium serentak di 30 kecematan

Rabu, 19 Agustus 2026 | Rabu, Agustus 19, 2026 WIB Last Updated 2026-08-19T14:36:12Z

                                                 

Pemerintah TAMPAHAN,COM Kabupaten (Pemkab) Karawang menggelar pemberian vitamin dan asupan kalsium bagi balita secara serentak di seluruh posyandu yang tersebar di 30 kecamatan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat pemenuhan gizi anak sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Karawang.

Salah satu kegiatan berlangsung di Posyandu Resinda, Jumat (8/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 54 balita mendapatkan vitamin dan kalsium.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Karawang Aep Syaepuloh dan Ketua TP-PKK Karawang sekaligus Bunda PAUD, Vida Syaepuloh.
Bupati Aep mengatakan, pemberian vitamin dan kalsium menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga kesehatan dan pemenuhan gizi balita sejak usia dini.
“Pemberian vitamin dan kalsium ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Karawang untuk memastikan kebutuhan gizi dan kesehatan anak terpenuhi sejak dini. Kegiatan ini kami lakukan secara serentak di 30 kecamatan melalui posyandu,” ujar Aep.
Menurut Aep, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian asupan tambahan bagi balita, tetapi juga dibarengi dengan pendataan kondisi anak. Data tersebut menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan intervensi yang sesuai, khususnya bagi balita yang memiliki risiko mengalami gangguan pertumbuhan.
“Kita tidak hanya memberikan vitamin dan kalsium, tetapi juga melakukan pendataan. Data yang akurat sangat penting agar intervensi pemerintah benar-benar tepat sasaran, terutama untuk anak-anak yang berisiko mengalami gangguan pertumbuhan,” katanya.
Aep menegaskan, percepatan penurunan angka stunting membutuhkan intervensi sejak dini dan dilakukan secara berkelanjutan. Karena itu, posyandu memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam memantau tumbuh kembang anak di tingkat masyarakat.
“Ketika ditemukan anak yang berisiko, harus segera ditindaklanjuti dan mendapatkan pendampingan. Jangan sampai kita terlambat melakukan intervensi,” tegasnya.
Dia juga mengapresiasi peran kader posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan dan desa, serta keluarga yang terlibat dalam menjaga kesehatan dan tumbuh kembang balita.
“Pencegahan stunting tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader posyandu, pemerintah desa dan kecamatan, serta yang paling utama adalah keluarga,” ucap Aep.
Pemkab Karawang akan terus memperkuat berbagai program pencegahan stunting melalui peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan kebutuhan gizi, edukasi kepada masyarakat, serta penguatan pendataan dan pemantauan tumbuh kembang balita.
Melalui pemberian vitamin dan asupan kalsium yang dilakukan serentak di 30 kecamatan tersebut, Pemkab Karawang berharap intervensi terhadap balita dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran sehingga angka stunting di Kabupaten Karawang dapat terus ditekan.IKA

×
Berita Terbaru Update

Teks ini tidak bisa dicopy.