Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Banjar Kolaborasa 2026 Satukan Ribuan Warga, Polres Banjar Kawal Pesta Rakyat dalam Semangat “Berbeda Karya Satu Rasa”

Rabu, 19 Agustus 2026 | Rabu, Agustus 19, 2026 WIB Last Updated 2026-08-19T03:27:40Z

Banjar (TAMPAHAN.COM)Suasana berbeda terasa di jantung Kota Banjar, Selasa (18/8/2026) sore. Ribuan warga tumpah ke kawasan Perempatan Gardu, Jalan Letjen Suwarto, bukan sekadar untuk menikmati hiburan, tetapi juga merayakan kemerdekaan melalui karya dan kreativitas.


Sekitar 3.000 warga datang bergelombang sejak sore. Panggung musik menjadi pusat perhatian, sementara deretan pelaku UMKM ikut menghidupkan kawasan kegiatan. Aktivitas warga terus berlangsung hingga malam, membuat ruang publik tersebut berubah menjadi panggung kebersamaan.


Banjar Kolaborasa 2026 mengusung tema “Berbeda Karya Satu Rasa”. Pesan itu terasa kuat sepanjang kegiatan. Musik, UMKM, dan masyarakat dari berbagai latar belakang bertemu dalam satu ruang untuk merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Di balik ramainya panggung, Polres Banjar menempatkan pengamanan sebagai bagian penting dari pelayanan kepada masyarakat. Sebanyak 25 personel dikerahkan untuk menjaga jalannya kegiatan. Sebelum pengamanan dimulai, personel mengikuti apel pengecekan serta menerima arahan dan cara bertindak sesuai situasi di lapangan.


Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., yang hadir dalam kegiatan tersebut mengingatkan bahwa kemerdekaan tidak berhenti pada perayaan. Menurutnya, persatuan menjadi modal penting untuk menjaga Kota Banjar tetap aman di tengah derasnya arus informasi digital.


“Berbeda karya bukan berarti berbeda tujuan. Kita bisa memiliki latar belakang dan karya yang berbeda, tetapi tetap berada dalam satu rasa sebagai masyarakat Kota Banjar,” kata AKBP Didi Dewantoro.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, kabar bohong di media sosial dapat menjadi pemicu perpecahan apabila masyarakat langsung mempercayai dan menyebarkannya tanpa memastikan kebenarannya.


“Jangan sampai berita hoaks membuat kita terpecah. Mari bersama-sama menjaga persatuan dan kondusivitas Kota Banjar,” ujarnya.


Dari sisi lain, Wali Kota Banjar melihat Kolaborasa 2026 sebagai momentum yang memiliki dampak lebih luas. Kehadiran UMKM membuat perayaan kemerdekaan tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan pembeli dan memperkenalkan produknya.


Perputaran ekonomi terlihat dari aktivitas masyarakat yang memenuhi area UMKM. Warga datang menikmati musik, sekaligus berbelanja berbagai produk yang ditawarkan pelaku usaha. Panggung hiburan dan aktivitas ekonomi berjalan beriringan dalam satu kawasan.


Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, sambutan Kapolres Banjar dan Wali Kota Banjar, kemudian dilanjutkan pentas seni musik band. Antusiasme warga tetap terjaga hingga acara memasuki penghujung malam.


Polres Banjar terus melakukan pemantauan selama kegiatan berlangsung. Kehadiran personel tidak sekadar menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menikmati acara dengan nyaman tanpa terganggu persoalan keamanan maupun ketertiban.


Menjelang berakhirnya kegiatan, situasi di lokasi tetap terkendali. Setelah seluruh rangkaian acara selesai sekitar pukul 23.35 WIB, personel pengamanan melaksanakan apel konsolidasi sebagai evaluasi sekaligus memastikan seluruh rangkaian tugas telah terlaksana.


Banjar Kolaborasa 2026 akhirnya ditutup dengan suasana yang tetap kondusif. Ribuan warga pulang membawa kesan dari sebuah perayaan yang mempertemukan musik, UMKM dan semangat kemerdekaan dalam satu ruang. Di tengah perbedaan, Kota Banjar menunjukkan bahwa kebersamaan tetap bisa menjadi cerita utama.(RD)

×
Berita Terbaru Update

Teks ini tidak bisa dicopy.