Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

​Sasar Jalur Prestasi 100%, SMPN 2 Sindang Petakan Ratusan Siswa Terbaik Menuju SMA Maung

Sabtu, 23 Mei 2026 | Sabtu, Mei 23, 2026 WIB Last Updated 2026-05-23T06:54:39Z

INDRAMAYU, tampahan.com – Sebanyak 186 murid kelas IX SMP Negeri 2 Sindang, Kabupaten Indramayu, tengah bersiap membidik program jagoan baru Jawa Barat, yaitu Sekolah Manusia Unggul (MAUNG). Dua sekolah yang menjadi target utama para siswa bertalenta ini adalah SMA Negeri 1 Sindang dan SMAN 2 Cirebon.


​Kesiapan ratusan pelajar tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Sekolah SMPN 2 Sindang, H. Fajar Ismadi, M.Pd., melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Dwi Suwarso, S.Pd.


​"Setelah kami melakukan pemetaan terhadap potensi akademik dan non-akademik murid kelas IX, tercatat ada sekitar 186 siswa yang siap membidik Sekolah MAUNG," ujar Dwi Suwarso saat memberikan keterangan pada Jumat (23/5/2026).


​Sebagai informasi, Sekolah MAUNG (Sekolah Manusia Unggul) merupakan program transformasi pendidikan mutakhir di Jawa Barat yang diinisiasi oleh Gubernur Jabar. Pada tahap awal ini, sebanyak 28 SMAN dan 13 SMKN di Jawa Barat ditunjuk sebagai proyek percontohan (pilot project).


Berbeda dengan sekolah reguler, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah MAUNG tidak menerapkan jalur domisili (zonasi), melainkan murni mengandalkan 100 persen jalur prestasi dengan kurikulum yang disesuaikan berdasarkan bakat atau DNA siswa.


​Dwi menjelaskan, proses seleksi masuk program ini dibagi menjadi dua skema, yakni jalur akademik dengan porsi sebesar 70 persen dan jalur non-akademik sebesar 30 persen (seperti sertifikat kejuaraan atau Hak Kekayaan Intelektual/HAKI atas inovasi).


​Dari total pemetaan di SMPN 2 Sindang, terdapat 26 murid yang bersiap bertarung lewat jalur potensi akademik khusus. Salah satu syarat ketat jalur ini adalah kewajiban mengikuti tes Intelligence Quotient (IQ) dengan standar nilai minimal 130. Evaluasi ini pun harus dikeluarkan resmi oleh psikolog klinis berlisensi melalui metode seperti tes Wechsler.


​Guna memuluskan langkah para siswa, pihak sekolah bergerak cepat dengan melakukan sosialisasi intensif kepada para orang tua murid terkait regulasi SPMB tersebut. Tak hanya itu, sekolah juga menyiapkan inovasi berupa "lemari data" rekam jejak nilai kompetensi siswa.


​"Kami sudah menyiapkan lemari data murid guna memudahkan siswa dan orang tua memantau kemampuan akademiknya. Ini menjadi tolak ukur penting sebelum mendaftar," kata Dwi.


​Komponen penentu lainnya adalah Nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang dijadwalkan akan diumumkan serentak pada tanggal 26 Mei nanti, di mana nilai TKA ini memegang bobot sebesar 60 persen dari total penilaian.

​Pihak SMPN 2 Sindang juga memastikan akan melibatkan orang tua secara penuh untuk mendampingi anak-anak mereka, baik dalam proses pendaftaran maupun saat pelaksanaan tes IQ mandiri dengan psikolog klinis.


​"Alhamdulillah, para orang tua di sekolah kami sangat siap mendukung anak-anaknya agar bisa menembus jenjang sekolah yang menjadi kebanggaan mereka," tambahnya.


​Pendaftaran program Sekolah MAUNG, termasuk di SMAN 1 Sindang, akan dibuka lebih awal dibanding jalur reguler, yakni serentak pada tanggal 25 hingga 29 Mei 2026. Melalui sistem kelas yang dibatasi ketat maksimal 32 siswa per rombongan belajar (rombel), program percontohan ini diharapkan mampu melahirkan pembinaan karakter dan keilmuan yang jauh lebih intensif. (Tomsus).

×
Berita Terbaru Update

Teks ini tidak bisa dicopy.