INDRAMAYU, tampahan.com – Di tengah ketatnya persaingan pasar kerja internasional dan pengawasan terhadap legalitas lembaga pelatihan, LPK Indrawijaya muncul sebagai role model Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Luar Negeri yang mengedepankan profesionalisme dan integritas. Kamis (30/04/2026).
Lembaga ini tidak hanya fokus pada pelatihan, tetapi juga pada pembekalan kompetensi dan perlindungan hak-hak pekerja.
Sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi di daerah melalui pengiriman tenaga kerja terampil, LPK Indrawijaya konsisten menerapkan kurikulum berbasis kebutuhan industri di negara tujuan. Komitmen Direktur: "Bukan Sekadar Berangkat, Tapi Bermartabat"
Direktur LPK Indrawijaya menegaskan bahwa profesionalisme lembaga diukur dari sejauh mana alumni mampu beradaptasi dan terlindungi secara hukum di luar negeri.
"Kami di LPK Indrawijaya memiliki misi besar untuk menghapus stigma bahwa bekerja di luar negeri itu berisiko tinggi. Kuncinya ada pada pelatihan dan legalitas. Kami memastikan setiap siswa menguasai bahasa dan skill teknis sesuai standar negara tujuan sebelum menginjakkan kaki di sana. Bagi kami, keberhasilan bukan saat mereka terbang, tapi saat mereka mampu bekerja dengan baik, pulang membawa kesejahteraan, dan tetap dalam lindungan hukum yang sah," tegas Direktur LPK Indrawijaya.
Bagi para siswa, pelatihan di LPK Indrawijaya adalah fase transformasi yang mendisiplinkan. Mereka mengaku mendapatkan pengalaman belajar yang sangat aplikatif.
"Awalnya saya ragu, tapi setelah bergabung di LPK Indrawijaya, saya merasa jauh lebih siap secara mental dan bahasa. Instrukturnya sangat sabar dan detail dalam menjelaskan budaya kerja di luar negeri. Di sini, kami tidak hanya diajari bekerja, tapi juga diajari cara berkomunikasi dan menyelesaikan masalah di lingkungan baru. Saya merasa aman karena semua prosesnya transparan," ujar salah satu siswa yang tengah bersiap untuk keberangkatan.
Dukungan terbesar datang dari orang tua siswa yang merasa tenang melepas anaknya karena prosedur yang jelas dan tidak berbelit-belit di LPK Indrawijaya.
"Sebagai orang tua, rasa khawatir itu pasti ada. Namun, melihat keterbukaan LPK Indrawijaya sejak awal pendaftaran hingga proses dokumen, kekhawatiran kami berkurang. Kami melihat lembaga ini sangat bertanggung jawab dan terus memberikan kabar perkembangan anak kami. Kami percaya anak kami dididik menjadi pribadi yang mandiri dan profesional melalui jalur yang resmi," ungkap salah satu perwakilan orang tua mumurid.
Eksistensi LPK Indrawijaya membuktikan bahwa dengan pengelolaan yang profesional dan taat aturan, sektor pelatihan kerja luar negeri dapat menjadi mesin penggerak ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat Indramayu. Di bawah pengawasan ketat dan manajemen yang berorientasi pada hasil, lembaga ini optimis dapat terus mencetak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kompetitif di kancah dunia. (Tomsus).

