Pada kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Kesehatan membagikan takjil kepada masyarakat sekitar. Selain itu, secara simbolis juga diserahkan bantuan sosial kepada para Guru Ngaji, Guru TPQ, Guru MTs, Guru MI, Guru DTA, Amil, dan Marbot, serta santunan bagi anak yatim.
Pemkab Karawang juga menyerahkan bantuan fasilitas ibadah untuk Masjid Jamie Al-Ikhlas berupa sound system, karpet, dan dispenser guna mendukung kenyamanan jamaah dalam beribadah.
Dalam sambutannya, Bupati Karawang menyampaikan imbauan tegas terkait keamanan dan ketertiban wilayah selama bulan Ramadan. Ia meminta Camat, Kapolsek, dan Danramil untuk berkoordinasi dengan para kepala desa guna mencegah fenomena “perang sarung” atau aksi tawuran remaja yang kerap terjadi dan dapat mengganggu kekhusyukan Ramadan.
“Saya sudah mengeluarkan surat edaran. Jangan sampai bulan suci Ramadan, bulan yang penuh berkah dan ketenangan ini dirusak oleh kericuhan,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan rencana penyelenggaraan Lomba Bedug pada malam takbiran. Kegiatan ini diharapkan dapat mengarahkan euforia masyarakat ke arah yang lebih kreatif dan agamis, sekaligus menghindari konvoi yang tidak tertib.
Menutup sambutannya, Bupati membawa kabar baik terkait sektor pendidikan. Pemerintah Kabupaten Karawang berencana membangun Sekolah Rakyat di atas lahan seluas 8 hektare di wilayah Tegalwaru pada pertengahan hingga akhir tahun 2026. Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Karawang.(IKA)
