Toba(TAMPAHAN.COM)Pembangunan dan rehabilitasi Gedung Persalinan Desa (Polindes) di beberapa desa di Kabupaten Toba menuai sorotan. Proyek yang bersumber dari anggaran pemerintah tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan dan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).Senin 9 Februari 2026
Beberapa temuan di lapangan menunjukkan adanya pekerjaan yang tidak rapi, material bangunan yang diduga tidak sesuai spesifikasi, serta bagian bangunan yang terkesan dikerjakan secara terburu-buru. Kondisi ini menimbulkan dugaan kuat bahwa pelaksanaan proyek tidak mengikuti ketentuan teknis yang telah ditetapkan dalam RAB.
Padahal, Polindes memiliki peran penting sebagai fasilitas pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa, khususnya bagi ibu hamil, bersalin, dan nifas.
Jika pembangunan tidak dilakukan sesuai standar, hal ini dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan dan kenyamanan masyarakat sebagai pengguna fasilitas tersebut.
Tim media akan terus menelusuri proyek ini dan meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait, baik pelaksana proyek maupun instansi pengawas, guna memastikan penggunaan anggaran negara berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat(TOMUAN SIBARANI)
Berdasarkan hasil pantauan tim media di lapangan, sejumlah bangunan Polindes yang seharusnya telah rampung sesuai jadwal pengerjaan, justru masih dalam kondisi belum selesai. Bahkan, kualitas bangunan yang ditemukan dinilai sangat memprihatinkan dan jauh dari standar yang seharusnya.
Beberapa temuan di lapangan menunjukkan adanya pekerjaan yang tidak rapi, material bangunan yang diduga tidak sesuai spesifikasi, serta bagian bangunan yang terkesan dikerjakan secara terburu-buru. Kondisi ini menimbulkan dugaan kuat bahwa pelaksanaan proyek tidak mengikuti ketentuan teknis yang telah ditetapkan dalam RAB.
Padahal, Polindes memiliki peran penting sebagai fasilitas pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa, khususnya bagi ibu hamil, bersalin, dan nifas.
Jika pembangunan tidak dilakukan sesuai standar, hal ini dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan dan kenyamanan masyarakat sebagai pengguna fasilitas tersebut.
Tim media akan terus menelusuri proyek ini dan meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait, baik pelaksana proyek maupun instansi pengawas, guna memastikan penggunaan anggaran negara berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat(TOMUAN SIBARANI)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
