Kota Bogor(TAMPAHAN.COM)Hari itu Balai Kota Bogor menjadi ruang suara bagi para sopir angkot yang menyampaikan harapan dan kegelisahan mereka. Setelah aspirasi disampaikan dan massa berangsur meninggalkan lokasi, suasana perlahan kembali hening. Namun, ada yang tetap tinggal dan bekerja dalam senyap.
Pasukan Kuning hadir membersihkan Balai Kota Bogor, menyapu sisa aktivitas dengan penuh tanggung jawab di bawah koordinasi Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor. Tanpa sorotan kamera dan tanpa sorak, mereka memastikan ruang publik kembali bersih dan layak digunakan.
Ketua KPP Bogor Raya, Beni Sitepu, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi para petugas kebersihan tersebut.
“Saat aspirasi rakyat disuarakan, Pasukan Kuning memastikan kota tetap terjaga. Mereka mungkin tidak berorasi, tetapi kerja mereka adalah bentuk cinta yang nyata untuk Bogor,” ujar Beni Sitepu. Tgl (25/1/2026)
Ia menegaskan bahwa kebersihan bukan sekadar tugas, melainkan bentuk kepedulian dan penghormatan terhadap kota dan warganya. Di tengah dinamika sosial, kehadiran Pasukan Kuning menjadi simbol ketulusan pelayanan publik.
Balai Kota Bogor kembali bersih. Dan hari itu, Bogor kembali diingatkan bahwa kota ini berdiri bukan hanya oleh suara yang lantang, tetapi juga oleh tangan-tangan sederhana yang bekerja dengan hati.(Tim/DAVI)
