Toba(TAMPAHAN.COM)8Desember2025. Antrian panjang yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam beberapa hari terakhir menimbulkan pertanyaan publik. Selain adanya peningkatan permintaan dan distribusi yang tersendat, sejumlah pihak menduga terdapat praktik-praktik tertentu yang ikut memperburuk situasi tersebut.
Pengamatan di lapangan menunjukkan antrean mengular sejak pagi hingga malam di beberapa SPBU. Sejumlah pengendara mengeluhkan sulitnya memperoleh bahan bakar, terutama jenis tertentu yang disebut-sebut cepat habis.
Beberapa sumber di lapangan menyebutkan adanya indikasi lain yang patut menjadi perhatian. Dugaan tersebut antara lain terkait kemungkinan penimbunan oleh oknum, pengalihan distribusi, atau praktik penyimpangan dalam penyaluran bahan bakar. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada bukti resmi yang mengonfirmasi dugaan-dugaan tersebut.
Pihak berwenang menyatakan sedang melakukan penelusuran dan pengawasan lebih ketat terhadap jalur distribusi bahan bakar. “Kami memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan dan memverifikasi seluruh informasi yang beredar,” ujar seorang pejabat yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, pengamat energi menilai bahwa ketidakstabilan pasokan kerap menjadi celah bagi pihak-pihak tertentu untuk melakukan praktik yang merugikan masyarakat. Ia menekankan pentingnya transparansi distribusi dan kontrol yang lebih kuat di tingkat daerah.
Masyarakat berharap pemerintah dan lembaga terkait dapat segera memberikan solusi serta klarifikasi resmi untuk menjawab berbagai spekulasi yang berkembang.(TOMUAN SIBARANI)
