(TAMPAHAN.COM) Kabupaten Bekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi memperluas bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang, pasca ditetapkannya status tanggap darurat bencana kekeringan pada beberapa waktu lalu. Adapun warga yang terdampak kekeringan di Kabupaten Bekasi berjumlah 16.999 kepala keluarga atau 66.647 jiwa. Selain itu tercatat jumlah lahan pertanian di Kabupaten Bekasi yang terdampak sebanyak 16.353 hektar dan lahan terancam seluas 3.618,5 hektar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Drs.H. Hasan Basri, MM. Kabupaten Bekasi, Jawa Barat beserta jajarannya mendistribusikan pasokan air bersih kepada ratusan warga desa yang terdampak kekeringan di Desa Hurip jaya kec. Babelan, Kabupaten Bekasi.
Menurut nya Bantuan air bersih yang disalurkan sebanyak 13.000 liter beserta 200 galon air minum mineral.
Distribusi air bersih ini dilakukan menggunakan 3 armada mobil tangki air milik Dinas pemadam kebakaran Kabupaten Bekasi. Upaya penanggulangan bencana kekeringan terus dilakukan Pemkab Bekasi melalui dinas pemadam kebakaran berkolaborasi dengan perangkat daerah terkait.
Besarnya empati dan kepedulian atas bencana kekeringan di desa Hurip Jaya sendiri di apresiasi oleh kepala desa Hurip Jaya, M. Yakup, yang berterimakasih kepada pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi beserta Dinas Pemadam kebakaran.
Menurut M. Yakup selaku kepala desa, bencana kekeringan panjang sudah satu bulan ini mencakupi Lima RT. Pihak nya mengajak peran serta seluruh elemen masyarakat serta dunia usaha, untuk bersama-sama memberikan kepedulian kepada warga terdampak kekeringan di wilayah Kabupaten Bekasi.
Bagi masyarakat yang ingin membantu warga terdampak kekeringan, dapat berkoordinasi dengan pihak pemerintah Kabupaten Bekasi, kecamatan, kelurahan/desa setempat.(tika)



