Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Camat Simuk : Pasokan Kebutuhan Habis, Masyarakat Alami Kelaparan, Anak - Anak Mulai di Serang Penyakit

Kamis, 21 September 2023 | Kamis, September 21, 2023 WIB Last Updated 2023-09-21T15:40:06Z






Nias Selatan, Tampahan - Akibat cuaca buruk, masyarakat se Kecamatan Simuk Kabupaten Nias Selatan (Nisel) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengalami kelaparan, bahkan anak - anak mulai diserang penyakit mencret.

Hal ini disampaikan oleh Camat Simuk Gentleman Bago, SKM kepada media ini saat dihubungi melalui via seluler, Kamis (21/9/2023).

" Akibat cuaca ekstrim dan guyuran hujan, masyarakat tidak bisa keluar dari Desa untuk membeli kebutuhan di Kecamatan Tello", tuturnya.

Camat Simuk mengungkapkan, stok kebutuhan pokok, seperti beras, mie instan, terigu, bahkan tepung kanji telah habis di Simuk sekitar satu Minggu yang lalu, pungkas Camat.

Lebih lanjut, Gentleman Bago menyampaikan bahwa saat ini masyarakat Simuk mengosumsi apapun makanan untuk bertahan hidup, namun akibatnya banyak anak - anak mengalami mencret.

Ia menyampaikan, apabila dalam 2 - 3 hari kedepan tidak ada makanan, maka akan terjadi kematian akibat kelaparan, tuturnya.

Ia menjelaskan, akibat cuaca buruk ini yang terjadi kurang lebih 3 Minggu kapal pengangkut kebutuhan di Kecamatan Simuk tidak bisa masuk, sehingga masyarakat kewalahan kebutuhannya, pungkasnya.

Sejauh ini kata dia, salah satu kapal Cargo pengangkut logistik kebutuhan dari Teluk Dalam - Tello telah menuju Kecamatan Simuk, dan sekitar jam 04. 00 pagi hari ini (Kamis, 21-9-2023) telah merapat dipelabuhan Simuk.

Sebelumnya kata dia, pihaknya telah menyampaikan kejadian ini kepada pemerintah daerah pada hari Senin kemarin, dan saat itu pihaknya langsung dihubungkan kepada Basarnas Nias, dan hari selasanya, Kapal Basarnas telah sampai di Teluk Dalam untuk mengangkut logistik di Simuk, namun gagal berangkat akibat kondisi cuaca yang buruk, pungkasnya.

Ia berharap supaya pemerintah daerah maupun pusat bisa mengirim helikopter ke Simuk untuk mengangkut logistik kebutuhan pokok masyarakat, karena apabila dalam 2 - 3 hari kedepan tidak ada logistik, maka bisa saja terjadi kematian bagi masyarakat, harapnya.
(*RisGow)

×
Berita Terbaru Update

Teks ini tidak bisa dicopy.