(TAMPAHAN.COM)Kab. Bekasi, Proyek normalisasi kali Bulak- Gedor kini menjadi sorotan publik, sebab pekerjaan yang di kerjakan oleh CV WARREN BUANA melalui DSDABMBK dengan nilai Anggaran 691.870.000.00, menimbulkan masalah yang baru, Sejak adanya kegiatan tersebut, bangunan TPT (Tanggul Penahan Tanah) yang berada di bantaran aliran sungai kini ambruk.
Yang menjadi pertanyaan, dengan AMBRUK nya TPT (Tanggul Penahan Tanah) tersebut, siapa yang harus bertanggung jawab, dan menjawab pertanyaan masyarakat,,,?
Pertama : Sejak normalisasi kali Bulak Gedor di laksanakan, terlihat TPT (Tanggul Penahan Tanah) ada perubahan signifikan dari posisi bangunan awal, walaupun sudah ada beberapa yang ambruk sebelum normalisasi.
Kedua : Atau jangan jangan kualitas TPT (Tanggul Penahan Tanah) di kerjakan asal asalan, dan tidak berkualitas, Sehingga mudah ambruk. Dengan bukti yang ada.
Ketiga : di duga Dinas terkait tidak turun langsung ke lapangan alias kerja di atas meja saja, dan tidak menjalankan TEKNIS, sehingga tidak mengetahui Medan, Yang berisko bukan hanya TPT (Tanggul Penahan Tanah) ambruk, nantinya jalan pun ikut ambruk, Kalau normalisasi kali tersebut tidak sesuai TEKNIS.
Dan sekarang jelas terlihat epek dari kegiatan tersebut Tanggul Penahan Tanah (TPT) sudah hampir 80% yang dari kegiatan yang dilakukan Ambruk.
Kalau sudah seperti ini siapa yang bertanggung jawab, alih-alih memberikan solusi, malah menjadi sebaliknya, TPT (Tanggul Penahan Tanah) yang berpungsi menahan tanah dan air di musim banjir, sekarang ambruk. Dan menjadi kegelisahan warga ketika musim banjir nanti.
"Yah bang Tanggul Penahan Tanah (TPT) juga pada ambles, Besok kalo musim banjir pasti kebanjiran, sebenarnya gimana sih orang Dinas Rancangan nya sebelum bikin kerjaan normalisasi" kata warga sekitar.
Pengawas dan Konsultan tidak pernah terlihat di kelokasi. Paling cuma berapa menit, Dugaan kuat Pengawas dan Konsultan tutup mata, membuat Kontraktor menjadi BEBAS, kami pun sulit mintai keterangan, karena tidak ada di lokasi, saat kami hubungi melalui via WhatsApp, tidak ada jawaban (aceng)

.jpeg)