Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Minggu Kasih, Kapolres Banjar Sambangi GPdI Zaitun, Jemaat Diajak Perkuat Kerukunan

Minggu, 01 November 2026 | Minggu, November 01, 2026 WIB Last Updated 2026-11-01T13:45:58Z

BANJAR(TAMPAHAN.COM) Suasana Minggu pagi di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Zaitun Banjar, Jalan Cimenyan, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, diwarnai pertemuan hangat antara jajaran Polres Banjar dan jemaat gereja, Minggu (1/11/2026).


Melalui program Minggu Kasih yang dirangkai dengan Ruang Riung, Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro bersama jajaran hadir untuk menyapa jemaat sekaligus membuka ruang percakapan. Bukan sekadar kunjungan, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mendengar langsung aspirasi, masukan, hingga berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat.


Dalam suasana penuh keakraban, jemaat diberikan kesempatan menyampaikan pandangan dan informasi. Komunikasi dua arah tersebut menjadi bagian penting dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat, sehingga masyarakat tidak merasa sungkan untuk menyampaikan persoalan maupun berinteraksi dengan kepolisian.


Pada kesempatan itu, Kapolres Banjar juga mengajak jemaat menjaga kerukunan antarumat beragama. Perbedaan keyakinan hendaknya tidak menjadi penghalang untuk hidup berdampingan, saling menghormati, dan menjaga persaudaraan di tengah kehidupan masyarakat Kota Banjar.


Pesan lainnya menyangkut maraknya informasi di media sosial. Jemaat diingatkan agar tidak mudah percaya pada berita bohong maupun isu SARA, serta tidak terpancing ajakan yang dapat memicu perselisihan, tindakan anarkis, hingga perusakan fasilitas umum. Masyarakat juga diajak menyampaikan aspirasi dengan cara yang baik dan tidak merugikan kepentingan bersama.


Kapolres turut mengingatkan jemaat agar memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya gangguan keamanan di lingkungan sekitar.


Lewat Minggu Kasih, Polres Banjar ingin terus hadir di tengah masyarakat, mendengar tanpa membatasi latar belakang, serta membangun komunikasi yang semakin terbuka. Sebab, kerukunan dan kedamaian tidak tumbuh dengan sendirinya, tetapi dirawat melalui sikap saling menghargai dan kepedulian satu sama lain.(RD)

×
Berita Terbaru Update

Teks ini tidak bisa dicopy.