CIAMIS(TAMPAHAN.COM)Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terus mendorong transformasi digital dalam pengelolaan administrasi kepramukaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi “Ayo Pramuka” sekaligus Sosialisasi Pendataan Kartu Tanda Anggota (KTA) Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung Kamis (8/10/2026) di Aula SMK Al-Manar Pamarican, Jalan Raya Banjar–Banjarsari, Dusun Kertaharja, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis.
Bimtek diikuti para pembina Pramuka serta perwakilan berbagai pangkalan pendidikan di wilayah Kecamatan Pamarican, mulai dari tingkat SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK hingga MA.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah Kwarran Pamarican dalam mendukung program digitalisasi yang dikembangkan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka.
Melalui aplikasi “Ayo Pramuka”, pengelolaan administrasi Gugus Depan diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif, tertib, modern, dan terintegrasi, termasuk dalam pendataan anggota, presensi kegiatan, serta pengelolaan administrasi lainnya.
Ketua Kwarran Pamarican, Kak Baehaki Efendi, S.Pd., mengatakan perkembangan teknologi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kebutuhan organisasi, termasuk dalam tata kelola administrasi Gerakan Pramuka.
“Di era digital ini, kita tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara manual. Aplikasi ‘Ayo Pramuka’ adalah jawaban dari Kwarnas untuk mempermudah pendataan anggota, presensi kegiatan, hingga pengajuan tanda penghargaan,” ujar Baehaki.
Menurutnya, digitalisasi administrasi bukan sekadar untuk mempermudah pekerjaan, tetapi juga menjadi langkah penting dalam memastikan data keanggotaan Pramuka tersusun secara baik, akurat, dan mudah dikelola.
Baehaki juga mengapresiasi antusiasme para pembina dan utusan pangkalan yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia berharap setelah mengikuti Bimtek, seluruh Gugus Depan di Kecamatan Pamarican dapat mulai menerapkan administrasi berbasis digital.
“Kami berharap setelah ini seluruh administrasi Gugus Depan dapat beralih ke aplikasi digital, sehingga data anggota bisa lebih rapi dan terintegrasi,” tambahnya.
Selain memberikan pemahaman teknis mengenai penggunaan aplikasi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menyamakan persepsi para pembina terkait tata kelola administrasi berbasis digital, khususnya dalam proses pendataan anggota dan KTA.
Dengan semakin baiknya pemahaman di tingkat Gugus Depan, Kwarran Pamarican optimistis pendataan anggota Gerakan Pramuka di wilayah Kecamatan Pamarican dapat berlangsung lebih tertib, cepat, dan akurat.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Kwarran Pamarican untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta mendorong terwujudnya tata kelola organisasi Gerakan Pramuka yang semakin profesional, efektif, dan modern di era digital.(RD)
