Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pastikan Standar Mutu Makan Bergizi Gratis, Pemdes Lumpang dan Muspides Gelar Sidak SPPG Parungpanjang

Selasa, 21 Juli 2026 | Selasa, Juli 21, 2026 WIB Last Updated 2026-07-21T15:57:35Z

​BOGOR TAMPAHAN.COM– Pemerintah Desa Lumpang bersama unsur Musyawarah Pimpinan Desa (Muspides) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Merah Putih yang berlokasi di Kampung Perdayu, RW 003/RW 013, Desa Lumpang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, pada Selasa (21/7/2026).


​Sidak dipimpin langsung oleh Kepala Desa Lumpang, Muhamad Rodis Faisal, dengan didampingi Bhabinkamtibmas Polsek Parungpanjang Aipda Sandri, Babinsa Koramil Parungpanjang Serma Ryan Octa, serta jajaran aparatur tingkat RT/RW dan lingkungan setempat.


​Langkah pengawasan ini dilaksanakan guna menindaklanjuti Instruksi Presiden dalam menjamin kebersihan, keamanan pangan, serta ketercapaian kualitas gizi harian pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar senantiasa berpedoman pada Standard Operating Procedure (SOP).


​Dalam peninjauan di area fasilitas SPPG seluas ± 300 meter persegi tersebut, tim gabungan memeriksa secara ketat sarana pengolahan makanan, kebersihan area dapur, hingga kelayakan variasi menu yang disiapkan bagi masyarakat.


​"Sesuai Instruksi Presiden, kepala desa beserta jajaran memiliki kewajiban untuk membantu pengawasan operasional dapur MBG. Hari ini kami turun langsung memastikan seluruh proses pengolahan hingga penyajian makanan di SPPG aktif ini benar-benar sesuai standar keselamatan dan higienitas," ujar Kades Lumpang, Muhamad Rodis Faisal.


​Faisal menambahkan, wilayah Desa Lumpang diproyeksikan memiliki empat titik dapur MBG. Saat ini, fasilitas SPPG Kampung Perdayu merupakan dapur pertama yang telah beroperasi secara aktif dan konsisten selama tiga bulan terakhir.


​Kepala SPPG Kampung Perdayu Lumpang, Ilham Mahardika, menyampaikan bahwa fasilitas pengolahan gizi yang dipimpinnya saat ini mendistribusikan pasokan makanan secara rutin kepada 2.445 penerima manfaat.


​Guna menjaga kelestarian lingkungan dan higiene fasilitas, pihak SPPG menggandeng mitra profesional dalam pengelolaan limbah sisa produksi serta perawatan rutin seluruh sarana dapur.


​Selain itu, transparansi publik menjadi prioritas utama pengelolaan SPPG melalui publikasi terbuka di jejaring media sosial resmi.


​"Setiap komposisi dan variasi menu harian yang dimasak dan didistribusikan selalu kami unggah secara berkala melalui platform TikTok, Instagram, dan Facebook. Hal ini kami lakukan agar masyarakat dapat memantau langsung mutu gizi serta memastikan keterbukaan informasi publik terkait ketercapaian SOP kami," pungkas Ilham.[Hendrik]

×
Berita Terbaru Update

Teks ini tidak bisa dicopy.