Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Festival Muharam 1448 H, Ketua DPRD Bogor Apresiasi Program Sosial Masjid Alumni IPB

Sabtu, 11 Juli 2026 | Sabtu, Juli 11, 2026 WIB Last Updated 2026-07-11T14:17:51Z

 KOTA BOGOR TAMPAHAN.COM   Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil menghadiri Festival Muharam 1448 H / 2026 yang berlangsung di Masjid Alumni IPB, Jalan Cidangiang, Kota Bogor, pada Sabtu (11/7/2026). 
Kehadiran pimpinan legislatif tersebut menegaskan komitmen penuh DPRD dalam mendukung syiar Islam sekaligus penguatan program sosial ekonomi kemasyarakatan di Kota Hujan.

​Rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak Jumat hingga Sabtu (10–11 Juli 2026) ini hadir sebagai bentuk syiar dan perayaan Tahun Baru Islam yang dikemas secara edukatif, inspiratif, serta penuh berkah.

Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara tiga badan otonom di bawah naungan Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB), yaitu Alumni Bisnis Cendekia (ABC HA IPB), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HA Kota Bogor, serta Yayasan Masjid Alumni IPB.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DKM Alumni IPB yang senantiasa terus menerus memberikan kontribusi luar biasa, khususnya kepada masyarakat Kota Bogor.

​"Ada program santunan, program mengatasi pinjaman online (pinjol), dan lain-lain. Bahkan, penerimanya sudah lebih dari 300 orang. Ini adalah suatu hal yang sangat luar biasa," ujar Adityawarman Adil.

Ia juga mendoakan agar para pengurus HA IPB dan pengurus DKM Alumni IPB senantiasa diberikan kekuatan serta kesehatan agar bisa terus mengawal program-program yang bermanfaat bagi masyarakat ini. 

Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran DPRD berkomitmen penuh untuk mengawal aspirasi dan program kebaikan semacam ini.

​"Kami di DPRD berkomitmen untuk mendukung setiap kegiatan dan niat baik yang dilahirkan demi memberikan kebermanfaatan bagi Bapak dan Ibu sekalian. Kota Bogor tentu membutuhkan sinergi dan kolaborasi kita bersama. Salah satunya dalam mengentaskan kemiskinan, memeratakan akses, memperkuat ekonomi lokal, dan tentu saja membangun Kota Bogor agar menjadi lebih baik," tambahnya.

Lebih lanjut, Adityawarman berharap sinergi lintas sektor termasuk dengan institusi akademis seperti IPB dapat mengakselerasi pembangunan daerah.

​"Semoga sinergi dan kolaborasi kita bersama termasuk kolaborasi dengan IPB dapat mewujudkan Kota Bogor yang lebih maju, lebih beres, dan tingkat kesejahteraan masyarakatnya semakin meningkat. Mudah-mudahan kegiatan hari ini menjadi salah satu bentuk perwujudan kita dalam memuliakan bulan Muharram," tuturnya.

​Senada dengan Ketua DPRD, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim yang turut hadir menyampaikan bahwa momentum Festival Muharam 1448 H harus dimaknai sebagai refleksi atas hijrahnya Nabi Besar Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah. 

Pemerintah Kota Bogor sendiri menaruh perhatian besar terhadap pembentukan karakter generasi muda.

​"Kami menaruh perhatian besar pada pendidikan agama sejak dini, khususnya bagi anak-anak yang belum bisa baca dan tulis Al-Qur'an," tutur Dedie. 

Ia berharap proses belajar yang ditekuni dari tingkat paling bawah dengan penuh ketekunan dan kesabaran akan menjadi pintu pembuka rezeki serta jalan dalam menjalankan perintah Allah SWT.

​Sementara itu, Ketua Panitia Festival Muharam 1448 H Masjid Alumni IPB, Rizal Razak, mengungkapkan bahwa agenda ini sengaja dirancang untuk mendekatkan dunia dakwah dengan generasi milenial dan Gen Z tanpa menciptakan batasan atau gap yang terlalu tinggi.

​Pada hari pertama, festival dibuka dengan babak penyisihan ragam perlombaan Islami seperti Lomba Dai Muda, Lomba Adzan, dan Lomba Sambung Ayat Al-Qur'an. 

Sementara itu, hari kedua menjadi momen finalisasi sekaligus penyerahan penghargaan, yang juga disemarakkan oleh Lomba Mewarnai anak-anak serta Lomba Fashion Show Muslim/Muslimah.

​"Pendekatan kita ke anak muda adalah bagaimana mereka bisa menjadi jembatan dakwah. Makanya, kami menghadirkan Ustaz Koh Dennis Lim dalam sesi Tabligh Akbar bertema 'Mau Sampai Kapan Aku Begini?'. Penyampaian beliau sangat rasional dan mudah diterima anak muda melalui gaya bahasa yang santai namun mendalam. Kehadiran beliau di Masjid Alumni IPB ini juga ibarat momen mudik atau balik kampung," jelas Rizal.

​Rizal menambahkan, panitia juga menangkap peluang pertumbuhan ekonomi tinggi di Kota Bogor dengan mempersiapkan sumber daya pemuda di sektor kuliner. 

Ke depan, pihak panitia merencanakan gelaran Festival Kuliner Muslim selama minimal lima hari di Lapangan Botani atau Kampus IPB Baranangsiang untuk memfasilitasi pelaku UMKM serta memberikan pelatihan sertifikasi halal.

​Di sisi lain, Ketua DKM Masjid Alumni IPB, Iman Hilman, memaparkan bahwa esensi dari semarak bulan Muharam sebagai salah satu bulan yang dimuliakan (asyhurul hurum) juga diwujudkan melalui aksi kepedulian sosial berupa santunan anak yatim secara konsisten, tidak hanya menjadi rutinitas musiman atau sekadar "Lebaran Yatim".

​"Masjid Alumni IPB berada di lokasi yang sangat strategis di pusat bisnis Kota Bogor. Kita ingin masyarakat di tengah kesibukan usahanya bisa merenung, berzikir, dan beribadah di sini, sehingga ke depan mereka dapat berbisnis sesuai syariat Islam, jujur, dan tidak korup," tegas Iman.

×
Berita Terbaru Update

Teks ini tidak bisa dicopy.