INDRAMAYU -tampahan.com - Masyarakat Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu dibuat geram atas kinerja Kuwu Hj. Sondari serta meminta Aparat Penegak Hukum untuk segera Audit pelaksanaan Dana Desanya, pasalnya dari seluruh pelaksanaan DD Tahun 2024 didapati kegiatan cor beton jalan yang diduga berbau korupsikorupsi, Kamis (23/01/25).
Kekesalan masyarakat berawal dari hasil pengecekan langsung kegiatan Cor Beton Jalan yang menelan anggaran DD Tahap II senilai Rp.170.000.000 yang sebelumnya sudah dilakukan monitoring oleh pihak Kecamatan Pasekan (Monev). Salah satu masyarakat yang meminta namanya dirahasiakan mengungkapkan kepada wartawan www.tampahan.com di rumahnya, dirinya sangat menyayangkan kinerja kepala desanya yang dituding kurang baik.
"Hasil pelaksanaan cor beton jalan yang menuju empang ternyata tidak sama dengan Papan Informasi, ketebalannya diduga dimainkan, seharusnya T 0.15 m, faktanya ketebalan ditemukan tidak merata sesuai RAB (Rencana Anggaran Biaya) bahkan ketebalan ditemukan hanya 00.5 m hingga 0.10 m, parahnya lagi banyak yang retak akibat terlalu tipis, ini jelas diduga ada main, " keluhannya.
Lebih lanjut dugaan ada main oknum Kuwu ditanggapi serius oleh Pegiat Anti Korupsi yang sekaligus Ketua KANNI Indramayu A. Kodir saat ditemui di kantornya, menurutnya masyarakat setempat sudah bagus menyampaikan temuan kepada wartawan, dirinya juga akan berkoordinasi dengan APH untuk mendorong segera dilakukan Audit terhadap Pemerintah Desa Pabean Ilir full Bucket selama menjabat.
"Jika perbuatan itu benar maka itu merupakan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (“ UU 31/1999”) sebagaimana diubah oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, dimana ada ancaman pidana bagi orang yang menyalahgunakan wewenangnya yang berakibat dapat merugikan keuangan negara, " tegasnya.
Informasi yang dihimpun wartawan, kegiatan cor beton jalan blok tegur tidak dilaksanakan swakelola oleh TPK, tetapi ada pihak ketiga. Sampai berita ini di terbitkan, Kepala Desa Pabean Ilir belum bisa di konfirmasi, beberapa kali wartawan mengunjungi kantornya selalu tidak ada di tempat.
Tomsus
