Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sumbangan"Infaq"SMAN 1Cicurug Menuai Polemik

Selasa, 12 November 2024 | Selasa, November 12, 2024 WIB Last Updated 2024-11-13T08:19:21Z


Sukabumi,tampahan.com- Sumbangan infaq rencana buat perluasan Mesjid dan perbaikan lapangan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA)1Cicurug Jl Koramil No.65,Purwasari Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Selasa,12/11/2024, menjadi polemik bagi sejumlah orang tua siswa.Hal itu diketahui setelah salah satu orang tua siswa mengeluh lantaran rencana tersebut mengharuskan para orang tua membayar iuran dengan nominal  tertentu.


Salah satu orang tua siswa yang engga disebutkan namanya mengatakan,jika dirinya keberatan ketika diminta pihak sekolah melalui komite untuk membayar iuran atau sedekah sebesar Rp.1Juta,walaupun pihak komite memberikan keringanan dengan cara diangsur selama 5 bulan.


"Saya keberatan kalau harus membayar dengan nominal Rp.1Juta dan lagi masa sedekah dipatok hingga diangsur seperti cicilan motor,itu terlalu besar bagi kami,jika tetap harus membayar saya akan bawa persoalan ini ke Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jawa Barat,"bebernya.


Tidak hanya itu,ia juga mengaku ingin meminta keringanan kepada pihak komite maupun sekolah,namun khawatir hal tersebut menjadi beban moral bagi anaknya.


"Sebetulnya saya ingin minta keringanan,tapi yang saya takutkan anak saya nanti malu dan jadi beban moral ketika orang tuanya tidak mampu membayar penuh sedekah tersebut,"ungkapnya.


Sementara itu,Agus Subrata perwakilan Komite SMA Negeri 1 Cicurug saat dikonfirmasi, menjelaskan bahwa sedekah dengan nominal Rp.1 Juta itu adalah hasil dari kesepakatan bersama dengan tujuan agar para siswa bisa beribadah dengan baik.


"Rencana perluasan Mesjid dan perbaikan lapangan ini semata-mata untuk kebaikan bersama,agar para siswa dan siswi nyaman ketika beribadah dan untuk nominal yang ditentukan hingga teknis pembayaran itu sudah jadi kesepakatan ketika rapat orang tua,"ujarnya.


Dirinya juga menegaskan jika pihak komite dan sekolah tidak sedikitpun mencari keuntungan dari rencana perluasan Mesjid dan perbaikan lapangan itu.


"Demi Allah saya bersama pihak komite dan sekolah tidak sedikitpun mencari keuntungan,ini semua untuk kebaikan bersama dan akan menjadi kebanggaan siswa ketika memiliki mesjid yang nyaman,"tegasnya.


Lanjut Agus Subrata,kalau memang ada orang tua yang keberatan dengan nominal tersebut silahkan menemui komite,semuanya bisa dibicarakan,"tandasnya.


Untuk informasi,sebelumnya pihak SMA Negeri 1 Cicurug bersama komite berencana untuk memperluas Mesjid dan memperbaiki lapangan dengan biyaya sebesar Rp.1Juta per siswa dan dibebankan kepada 800 siswa yang terbagi dari kelas 10 dan kelas 11.(Ade Irawan)

×
Berita Terbaru Update

Teks ini tidak bisa dicopy.