(TAMPAHAN.COM) Bekasi Kepala Sekolah SMP 01 Muaragembong Kabupaten Bekasi. diduga Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang telah dikucurkan oleh pemerintah menuai tanda tanya, dimana pengelolaan dan penggunaan belum sepenuhnya tepat sasaran. Senin. (26/02/2024)
Selama ini disinyalir masih ada kepala sekolah di beberapa jenjang sekolah yang kurang terbuka dan transparansi tentang penggunaan dana BOS di sekolah yang ia pimpin.
Salah satunya di Sekolah SMP 01 Muaragembong diduga Dana BOS Tahun 2023 penggunaannya disinyalir tidak transparan.
Pasalnya, masih banyak pihak sekolah yang tidak mencantumkan papan pengumuman yang memuat semua informasi laporan penerimaan dan penggunaan dana BOS. Hal demikian patut diduga pengelolaan anggaran di sekolah tersebut terjadi penyimpangan.
Sejumlah komponen kegiatan pengunaan Dana BOS SMP 01 Muaragembong yang diduga terjadi pengelembungan anggaran serta manipulasi data LPJ
Rincian Penggunaan
penerimaan Peserta Didik baru
Rp 9.520.000
pengembangan perpustakaan
Rp 12.064.000
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
Rp 22.922.600
kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 38.271.000
administrasi kegiatan sekolah
Rp 33.128.400
pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 14.455.000
langganan daya dan jasa
Rp 9.000.700
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 86.129.000
penyediaan alat multi media pembelajaran
Rp 9.600.000
Hingga berita ini diterbitkan Kepala sekolah SMP 01 Muaragembong belum dapet dikonfirmasi.(TIM)
