Sembilan titik menjadi perhatian dalam strong point gatur pagi, mulai dari kawasan SDN dan SMK Muhammadiyah Mulyasari, SDN 1 Pataruman, SP.4 Makin, SP.3 Pahlawan, hingga kawasan sekolah di Hegarsari dan Binangun.
Pengaturan juga dilakukan di sekitar SMK Negeri 4 Banjar serta SP.3 Batulawang. Personel tidak hanya mengurai kepadatan kendaraan, tetapi juga mengantisipasi potensi konflik antara kendaraan yang melintas dengan pelajar maupun warga yang beraktivitas di sekitar sekolah.
Kapolsek Pataruman IPTU Hermawan, S.Pd.I. menegaskan, kehadiran personel pada jam sibuk pagi merupakan bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat, terutama ketika aktivitas sekolah dan lalu lintas berlangsung bersamaan.
“Ketika aktivitas masyarakat mulai bergerak, personel harus lebih dulu hadir. Kami ingin memastikan pelajar bisa sampai ke sekolah dengan aman dan arus kendaraan tetap tertib,” kata IPTU Hermawan.
Dari kawasan sekolah hingga persimpangan, personel ditempatkan untuk membaca situasi sekaligus mengantisipasi gangguan yang dapat menghambat aktivitas pagi. Pola ini menjadi bagian dari penguatan kehadiran Polsek Pataruman di ruang publik pada jam-jam mobilitas masyarakat sedang tinggi.(RD)
